Mulai aktifnya koridor 9 membuatku penasaran tentang transit busway yang paling panjang. Makanya aku iseng-iseng, mumpung lagi ada waktu luang, melakukan "tour de busway", berkeliling Jakarta menggunakan bis Transjakarta sambil mengunjungi tempat-tempat transit yang menurutku cukup panjang. Agar aku tidak perlu bolak-balik menyeberangi jembatan transit, aku menyiasati dengan memilih rute sebagai berikut:
- Slipi Kemanggisan ke Grogol
- Grogol ke Harmoni
- Harmoni ke Palputih
- Palputih ke Senen
- Senen ke Cempaka Timur
- Cempaka Timur ke Pramuka BPKP
- Pramuka BPKP ke Matramam
- Matraman ke Cawang BNN
- Cawang BNN ke Kuningan
- Kuningan ke Dukuh Atas
- Dukuh Atas ke Semanggi
- Semanggi ke Slipi
Sengaja aku memilih waktu di luar jam sibuk, sehingga penumpang bis tidak padat dan aku hampir selalu dapat tempat duduk.
![]() |
Transit Semanggi, menghubungkan koridor 1 dan koridor 9, adalah transit terpanjang saat ini. |
- Transit Semanggi (Koridor 1 dan 9), 902 langkah
- Transit Cempaka Timur (Koridor 2 dan 10), 562 langkah
- Transit Dukuh Atas (Koridor 1 dan 4/6), 412 langkah
- Transit Grogol (Koridor 3 dan 9), 344 langkah
- Transit Pramuka BPKP (Koridor 4 dan 10), 344 langkah
- Transit Kuningan (Koridor 6 dan 9), 306 langkah
- Transit Matraman (Koridor 4 dan 5), 230 langkah
- Transit Senen (Koridor 2 dan 5), 180 langkah
- Transit BNN (Koridor 7 da 9), 148 langkah
Sebagai perkiraan, mungkin satu langkahku sekitar 0.6 meter, jadi silahkan dihitung-hitung sendiri halte mana yang paling melelahkan untuk dilewati. Ada beberapa halte yang memiliki tangga berundah sehingga cukup sulit mengukur seperti halte Senen, Cawang BNN, dan Cempaka Timur.
![]() |
Transit Dukuh Atas, bukan lagi transit terpanjang |
Meskipun melewati transit ini terasa melelahkan, apalagi transit Semanggi, kita coba berpikir positif saja. Anggap aja ini sebagai kesempatan untuk kita berolahraga dan berkeringat, apalagi bagi yang bekerja di belakang meja dan tidak terbiasa banyak bergerak. Kata orang, meskipun sebentar olahraga itu tetap perlu bagi kesehatan kita. Hitung-hitung juga penghematan daripada harus berganti jenis angkutan, meskipun tidak seberapa.



4 comments:
menarik, kayaknya kita punya minat yang sama dengan transportasi umum.
kalo ada waktu silakan mampir di
http://maskomuter.wordpress.com
mantap gan, bisa buat pertimbangan dalam mengambil rute dengan transit terpendek
gan kalo jalur transit sama jalur keluar-masuk beda dong?
ane mau ke jakarta naik kereta, terus ke benhil, naik buasway, lg mempelajari jalurnya nih,
jawab pertanyaannya, oke
Jalur transit beda dengan jalur keluar-masuk. Yang aku tulis di sini jarak antar bangunan halte. Kalau ngukur jalan keluar masuk, bisa capek, banyak yang jauh.
Post a Comment